Ingin Tahu Cara Membedakan Atap Baja Ringan Terbaik dan Yang Palsu? Simak Triknya Di Sini!

Saat hendak membeli atap baja ringan terbaik, Anda juga perlu berhati-hati dengan kemungkinan bertemu dengan produk yang palsu. Untuk membantu Anda, Kami akan berikan beberapa trik untuk membedakan baja ringan yang asli dan yang palsu.

  • Sudah Memiliki Sertifikat Standar Nasional Indonesia

Trik pertama untuk membedakan baja ringan yang asli dan palsu adalah kepemilikan dari sertifikat standar nasional Indonesia atau SNI. Sertifikat SNI bisa dibilang merupakan jaminan dari mutu dan kualitas sebuah baja ringan.

Produk baja ringan yang palsu pada umumnya belum memiliki sertifikat SNI sehingga kualitasnya belum terjamin.

  • Menawarkan Garansi Untuk Pembeli

Sangat disarankan bagi Anda untuk bertanya kepada penjual baja ringan apakah tersedia garansi barang atau tidak.

Sebab, garansi merupakan jaminan atas kualitas baja ringan yang akan Anda beli seandainya terjadi kerusakan di masa depan apabila terjadi kerusakan.

  • Tegangan Tarikan Baja Ringan Telah Sesuai Dengan Standar

Atap baja ringan terbaik umumnya sudah memiliki standar untuk tegangan tarikan. Minimal tegangan tarikan untuk baja ringan umumnya ada di angka 550 Mpa yang sering ditulis dengan G550.

Apa yang terjadi jika tegangan tarikan baja ringan angkanya berada di bawah angka tersebut? Jawabannya adalah risiko baja ringan tidak kuat menahan atap akan semakin tinggi.

  • Memiliki Lapisan Anti Korosi

Hal lain yang tidak boleh sampai Anda lupa perhatikan ketika hendak membeli baja ringan adalah memastikan apakah baja ringan tersebut memiliki lapisan anti korosi atau tidak.

Lapisan anti korosi akan melindungi baja ringan dari risiko karat yang mungkin terjadi akibat cuaca.

Lapisan anti korosi yang sering digunakan pada baja ringan adalah aluminium zinc yang juga disebut dengan gavalum dan zinc yang punya sebutan lain yaitu galvanis.

Untuk sebuah perlindungan yang maksimal, lapisan galvalum sendiri tidak boleh kurang dari 150 gram/m2. Sementara untuk lapisan galvanis, tidak boleh berada di bawah dari angka 180 gram/m2.

Jika berada di bawah angka tersebut, dikhawatirkan risiko baja ringan tidak bisa dipakai dalam waktu yang lama akan semakin tinggi. Hal ini tentu akan merugikan Anda di masa depan nanti.

Kerugian Memakai Baja Ringan Palsu

Setelah mengetahui apa saja yang membedakan baja ringan asli dan palsu, sekarang saatnya Anda perlu mengetahui apa saja akibat kerugian yang akan terjadi ketika Anda menggunakan baja ringan palsu.

Kerugian pertama yang risikonya paling tinggi terjadi adalah tidak kokohnya konstruksi dari bangunan yang otomatis akan memberi pengaruh terhadap keamanan Anda ketika tinggal di dalamnya.

Kedua, baja ringan akan mudah mengalami korosi. Artinya baja ringan tidak akan bisa digunakan dalam waktu yang lama.

Tidak kokohnya bangunan dan mudahnya baja ringan mengalami korosi akan membuat Anda mengeluarkan biaya perawatan yang lebih tinggi

Itulah dia beberapa perbedaan antara atap baja ringan terbaik asli dan palsu. Semoga informasi ini bisa membantu Anda ketika hendak membeli baja ringan nantinya.

Leave a Comment