Tips Memilih Baja Ringan dengan Kualitas Terbaik

Ada banyak jenis baja ringan yang dapat Anda gunakan sebagai material pembangunan rumah, ruko dan lainnya. Namun Anda juga perlu memperhatikan tips dalam memilih baja seperti baja ringan kanal u dengan kualitas terbaik agar hasilnya juga tidak mengecewakan.

  1. Standar SNI

Standar Nasional Indonesia atau disingkat dengan SNI merupakan logo yang dikeluarkan apabila produk sudah memenuhi syarat dan ketentuan. Hal ini sangat penting karena baja ringan termasuk produk yang harus memenuhi standar SNI 8399: 2017 guna mencegah terjadinya risiko buruk seperti korosi dan tingkat ketegangan rendah.

Apabila baja ringan memiliki tingkat ketegangan rendah maka baja ringan akan mudah bengkok sehingga rawan roboh ketika tertiup angin. Hal itu tentu akan membuat baja ringan tidak aman untuk digunakan sebagai penopang genteng atau penggunaan lainnya untuk konstruksi atap.

  1. Produk Bergaransi

Jangan lupa untuk memiliki produk baja ringan dengan garansi. Produk yang dilindungi oleh garansi sudah terjamin kualitasnya. Pembeli juga tidak perlu khawatir produk cacat karena jaminan telah diberikan sepenuhnya pada baja ringan tersebut. Garansi yang berlaku untuk material baja ringan sangat penting guna menjamin ketahanan.

Pemberian garansi juga tidak sembarangan karena harus melalui uji coba sesuai tegangan tarikan pada pabrik pembuatannya. Pastikan toko bangunan yang Anda datangi melayani penggantian baja ringan jika terdapat kerusakan sesuai ketentuan garansi produk.

  1. Tegangan Tarikan

Periksa tegangan tarikan dengan baik sesuai yang tercantum pada keterangan produk. Baja ringan kualitas terbaik biasanya memiliki standar tegangan tarikan minimal 500 Mpa. Semakin tinggi tegangan tarikannya maka semakin kuat produk baja ringan tersebut. Besi baja ringan kanal u, kanal c, dll memiliki tegangan tarikan yang bisa berbeda.

Sesuaikan tegangan tarikan baja ringan dengan kebutuhan Anda. Apabila beban yang ditopang cukup berat maka dibutuhkan tegangan tarikan yang lebih tinggi. Tegangan tarikan baja ringan berkualitas tinggi memiliki standar 980 Mpa. Baja ringan dengan tegangan tarikan itu juga relatif kuat dan tidak mudah ambruk. Harganya di pasaran juga sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. 

  1. Baja Ringan Prefabrikasi

Biasanya toko material bangunan juga menjual baja ringan berbentuk potongan terpisah yang mana harganya lebih murah. Baja ringan yang dijual dengan potongan-potongan ini disebut prefabrikasi. Metode pemasangan baja ringan yang telah dipotong-potong langsung dari pabrik disebut prefabrikasi. Tujuannya agar pemasangan lebih efisien.

Baja ringan prefabrikasi tampak lebih seragam. Selain itu teknisi tidak perlu untuk memotong baja ringan sesuai ukuran yang diinginkan karena telah dilakukan langsung oleh pabriknya. Hasil pemotongannya juga lebih akurat dan rapi. Teknisi nantinya hanya perlu menyambung antara satu potongan baja ringan dengan potongan baja ringan lainnya sesuai kebutuhan.

Sekian penjelasan mengenai tips dalam memilih baja ringan dengan kualitas terbaik. Anda juga bisa berkonsultasi dulu ke kontraktor jika perlu membeli baja ringan kanal u, kanal c, besi beton, dan jenis lainnya agar bisa lebih memahami kebutuhan Anda sendiri. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment