Simak, Plus Minus Genteng Multiroof!

Belakangan genteng multiroof pasir mulai banyak digunakan untuk atap rumah maupun bangunan-bangunan besar seperti hotel, mall, hingga stadium sepak bola. Hal ini dikarenakan jenis dari genteng ini sendiri sangat bervariasi.

Nah, bagi kamu yang berencana menggunakan genteng ini sebagai atap rumah kamu, yuk simak ulasan berikut agar kamu lebih paham terkait plus dan minus genteng ini !

  1. Keunggulan Genteng Multiroof
  • Desain beragam

Genteng multiroof pasir memiliki desain dan pola yang bermacam-macam sehingga kamu dapat memilih tipe genteng yang cocok dengan konsep rumah yang kamu inginkan. 

  • Ramah Lingkungan

Genteng dengan bahan metal melinium dapat di daur ulang kembali saat genteng perlu diganti. Oleh karena itu, genteng ini cocok untuk kamu yang menyukai konsep rumah eco-friendly.

  • Perawatan yang mudah

Genteng multiroof pasir bersifat anti karat dan anti jamur. Selain itu, berbahan dasar zinc, membuat genteng jenis ini tidak dapat ditumbuhi lumut.

Dengan begitu, kamu tidak perlu mengeluarkan budget ekstra untuk melakukan perawatan pada genteng ini.

  • Tahan lama

Genteng yang terbuat dari metal atau logam ini sangat kokoh sehingga mampu menahan korosi dan degradasi hingga puluhan tahun, Oleh karena itu, penggunaan genteng ini bisa menjadi salah satu investasi jangka panjangmu untuk meminimalkan biaya maintance rumah idamanmu.

  • Bahan ringan

Salah satu perbedaan yang paling menonjol dengan jenis genteng lainnya adalah berat genteng. Memiliki berat yang ringan membuat genteng ini mudah dibentuk sesuai keinginan dan keperluan.

  • Pemasangan yang mudah

Berbeda dengan genteng jenis lainnya, pemasangan genteng multiroof pasir relatif cukup mudah karena berbahan ringan. Selain itu, beberapa tipe genteng multiroof telah memiliki sistem interlock yang membuat pemasangan lebih rapih.

  1. Kekurangan Genteng Multiroof
  • Timbul suara berisik

Terdiri dari material metal dan baja membuat genteng ini dapat menimbulkan suara berisik pada kondisi tertentu. Misalnya hujan lebat atau angin kencang.

  • Warna rentan memudar

Biasanya genteng ini dilapisi cat untuk memberikan warna. Warna tersebut dapat memudar karena terkena paparan sinar UV serta inframerah dari matahari.

Untuk menanggulanginya, kamu perlu melakukan perawatan rutin pada genteng ini.

  • Harga yang relatif mahal

Memiliki beragam macam tipe, tentunya membuat harga dari genteng ini pun variatif. Misalnya untuk tipe multiroof standing steam dibandrol dengan harga mulai dari Rp 300.000 per lembarnya.

Selain itu, produksi yang belum maksimal juga membuat ketersediaan genteng ini belum merata hingga seluruh pelosok Indonesia.

Penjelasan di atas dapat kamu jadikan bahan pertimbangan dalam memilih genteng yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginanmu, Tak hanya desain yang memiliki nilai estetika yang tinggi, melainkan bahan dan biaya perawatan perlu kamu perhatikan agar mendapatkan hunian yang nyaman.

Leave a Comment